Penjelasan Lengkap Tentang Load Test

pada artikel kali ini kita akan membahas tentang load test, apa itu load test serta dinamik load test dan statis load test

Load test merupakan pengujian terhadap suatu bangunan memakai beban yang beratnya telah didetetapkan. Sebagian objek bangunan yang harus melewati sesi pengujian beban ataupun load test ialah pondasi, jembatan, gedung dan lainnya. Tujuan dari pengujian ini merupakan untuk mengenali optimal beban yang diterima oleh bangunan serta menganalisa seberapa besar pengaruhnya terhadap bangunan

Load merupakan metode yang bersifat sedikit menghancurkan ataupun secara totalitas pada bahan yang lagi diuji. tujuan dalam melaksanakan load test ini merupakan untuk melaksanakan pengujian pada suatu struktur, baik tingkatan keamanan ataupun pada kelayakan suatu struktur

untuk tujuan utama dari load test yakni agar kita bisa memverifikasi bahwa tingkatan keamanan dari suatu struktur ataupun bagian struktur telah memenuhi persyaratan peraturan pembangunan yang telah ada, dengan tujuan demi keselamatan umum. karenanya load test hanya dapat dipusatkan pada bagian struktur yang mencurigakan serta telah dipastikan tidak memenuhi ketentuan keamanan berdasarkan data- data yang dihasilkan dari pengujian material serta pengamatan

Terdapat 2 tata cara dalam melakukan operasi ini yakni statis dan juga dianamis.

Uji Beban Dinamis( Dynalic Load Test)

Uji beban dinamis ini ialah pengujian beban yang bergerak. Contoh pada jembatan, uji beban akan dicoba dengan memakai truk yang memiliki isi serta muatan, yang setelah itu akan dijalankan melewati balok kayu yang menyerupai polisi tidur. Pada saat truk melewati balok tersebut hingga roda akan akan menghantam aspal ataupun membentur dan menciptakan getaran. Benturan ini nantinya akan dianalisa menggunakan perlengkapan khusus pada load test.

Uji Beban Statis( Static Load Test)

Uji statis ini hanya dengan menggunakan benda yang dalam kondisi diam, tidak berubah arah, intensitas maupun garis kerjanya. Contoh uji beban statis akan dilakukan pada jembatan, dengan memakai truk dengan muatan yang masing–masing mempunyai berat kurang lebih 30 ton. Setelah itu truk akan disejajarkan disepanjang jalur di jembatan. Setelah itu akan diukur serta dianalisa untuk mengukur seberapa besar pengaruhnya terhadap jembatan.

sumber : Testindo

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: